Saturday, 17 April 2010

Setajam Mata Pena.

Mata pena itu lebih tajam dari mata bilah pedang. Selama saya berguru dengan A. Samad Said (kononnyalah), dia selalu kata tulisan itu amat halus, dan boleh menusuk sanubari. Dan pengarang Anyss Sophillea juga pernah berkata bahawa setiap pengarang dan penulis bertanggungjawab dengan setiap tulisannya.

Maka dengan ini, saya memohon maaf kepada Dya Jasni kerana salah satu post saya yang mengatakan

"How irony when your housemate did not tell you anything, yet you mad at me, you blamed me, 100%."


It was a mistake and a misunderstanding, so Dya, no heart feelings yup! 


And I did not meant to blame you, it is just an explosion of dissatisfaction that comes from my heart. 


I was upset because I've been blamed without no reason and I know nothing about it. It was terribly regretted.

No comments: